Langsung ke konten utama

Tugas Pendidikan Kewarganegaraan



Kerennya Pembukaan UUD 45 - Pramono Edhie Wibowo

JANJI UNTUK BANGSA
Salam Hangat
Saya ingin bertanya masih ingatkah anda dengan Pembukaan Undang Undang Dasar 1945? Mudah mudahan masih ingat. Sebab di Pembukaan Undang Undang Dasar itulah hitam diatas putih tercatat harapan bangsa Indonesia. Disitulah dikumandangkan alasan negara kita lahir. Kemerdekaan tumbuh dari perasaan pedih atas penderitaan rakyat akibat penjajahan. Karenanya kemerdekaan Indonesia lahir atas kesadaran yang mencerahkan, bahwa penjajahan tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. Oleh sebab itu, penjajahan diatas dunia harus dihapuskan. Tak mengherankan bahwa kemerdekaan Indonesia, kemudian diikuti oleh kemerdekaan negara-negara Asia lainnya. Kemerdekaan Indonesia membawa semagat zaman. Dalam Pembukaan Undang – Undang Dasar 45, bangsa kita telah menegaskan. Bahwa, sesungguhnya kemerdekaan adalah hak segala bangsa. Kemerdekaan seyogianya selalu menjadi pegangan kita, dalam membangun negeri. Dalam Pembukaan Undang Undang Dasar 45 ditegaskan bahwa, kemerdekaan adalah sebuah pintu gerbang yang berarti ada sesuatu dibalik pintu tersebut. Sesuatu yang masih harus diperjuangkan. Apa yang diharapkan muncul dari pintu kemerdekaan, yang diharapkan adalah negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur. Setelah merdeka kita pertama – tama harus bersatu terlepas dari segala perbedaan yang kita miliki. Hanya dengan bersatu, kita bisa mencapai tujuan dari kemerdekaan. Lalu dengan modal bersatu itu, kita kemudian harus berdaulat. Dimasa kini, kedaulatan tersebut menuju kedalam kemandirian. Kita harus berdiri diatas kaki kita sendiri. Kita harus berdaulat atau mandiri dalam penyediaan pangan, energi, pekerjaan, dan lain sebagainya. Kita tidak boleh bergantung kepada produk impor, khususnya kebutuhan dasar. Kita juga harus mandiri dalam mengelola sumber daya alam kita sendiri, dengan sepenuh – penuhnya untuk kepentingan rakyat. Masyarakat yang bersatu dan mandiri, memerlukan prasyarat ketiga yakni, keadilan. Tanpa keadilan, sirna rasa saling percaya, persatuan akan runtuh, kemandirian ikut hancur. Keadilan adalah perekat dari persatuan dan kemandirian. Rakyat harus merasakan keadilan baik secara hukum maupun ekonomi. Oleh karena itu, yang terutama harus kita wujudkan adalah keadilan. Kemandirian dan keadilan sosial akan mewujud dalam kemakmuran yang sesungguhnya yakni, kesejahteraan yang dirasakan seluruh bangsa Indonesia. Kesejahteraan yang adil adalah milik semua orang bukan hanya milik segelintir penduduk.
Rekan – rekan seyogianya kita selalu kembali kepada harapan kemerdekaan dalam Pembukaan Undang – Undang Dasar 45. Tujuan kita adalah kemandirian, keadilan, dan kesejahteraan itulah yang harus kita perjuangkan bersama.

Menurut saya kemerdekaan kita masih belum merdeka karena kita belum sepenuhnya mencapai cita cita yang diimpikan oleh bangsa Indonesia seperti kutipan narasi dari video ini yaitu kemandirian, keadilan, dan kesejahteraan. Jadi kita sebagai generasi penerus bangsa harus memperjuangkan bersama - sama.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERTUMBUHAN PENDUDUK DUNIA (TAMBAH DENGAN TABEL) TERUTAMA INDONESIA BEBERAPA PEMBAHASANNYA MELIPUTI FAKTOR2 PENYEBAB DAN MEMPENGARUHI

Worldometers mencatat jumlah penduduk dunia pada 2019 mencapai 7,7 miliar jiwa. Angka tersebut tumbuh 1,08% dari 2018 yang sebesar 7,6 miliar jiwa. Selama sepuluh tahun terakhir, jumlah penduduk dunia meningkat stabil dengan kisaran pertumbuhan 1-1,2% per tahun. Meskipun jumlah penduduk dunia selalu meningkat, data pertumbuhan penduduk dunia menunjukkan tren melambat. Pada 2050 diproyeksikan pertumbuhan penduduk dunia hanya sebesar 0,53%. Berdasarkan regional, Asia masih memimpin sebagai wilayah dengan jumlah penduduk terbanyak. Tercatat jumlah penduduk Asia sebanyak 4,6 miliar jiwa. Afrika dan Eropa menyusul dengan masing-masing sebanyak 1,3 miliar dan 747,2 juta jiwa. Sementara negara yang memiliki jumlah penduduk terbanyak adalah Tiongkok sebanyak 1,43 miliar jiwa, India sebanyak 1,37 miliar jiwa, Amerika Serikat (AS) sebanyak 329 juta jiwa, dan Indonesia sebanyak 270,6 juta jiwa. sumber

1.3 Sifat Perubahan dalam Inovasi Sistem Informasi

Terdapat enam kelompok sifat perubahan dalam Inovasi diantaranya: Penggantian (Substitution) Contoh Inovasi Penggantian (substitution) misalnya dalam penggantian jenis sekolah, penggantian bentuk perabotan, alat-alat atau sistem ujian yang lama diganti dengan yang baru. Perubahan (Alternation) Contoh Inovasi Perubahan (alternation) yakni Mengubah tugas guru yang tadinya hanya bertugas mengajar, ditambah dengan tugas menjadi guru pembimbing dan penyuluhan / mengubah kurikulum sekolah yang semula bercorak teoretis akademis menjadi kurikulum dan mata pelajaran yang berorientasi bernuansa keterampilan hidup praktis. Penambahan (Addition) Contoh inovasi Penambahan (addition) adalah Adanya pengenalan cara penyusunan dan analisis item tes objektif di kalangan guru sekolah dasar dengan tidak mengganti atau mengubah cara-cara penilaian yang sudah ada. Penyusunan Kembali (Restructurring) Contoh Inovasi Penyusunan kembali (restructturing) adalah Upaya menyusun kembali susunan peralatan, men...

1.2 Ciri - Ciri Inovasi Sistem Informasi dan Contohnya

Ciri - ciri Inovasi Sistem Informasi : Khas Maksudnya inovasi harus memiliki ciri khas tertentu agar tidak mudah dicopy atau dimiliki oleh orang lain. Karena tanpa adanya ciri khas tertentu dalam membangun sebuah inovasi tidak dapat dikatakan sebagai inovasi yang baru. Baru Maksudnya adalah inovasi itu harus sesuatu yang baru yang belum pernah ada. Karena pengertian inovasi itu sendiri adalah berkaitan dengan sesuatu yang baru dari hasil pemikiran atau ide-ide yang baru. Terencana Maksudnya terencana adalah jika ingin melakukan suatu inovasi atau ingin membuat sesuatu yang baru kita harus merencanakan seperti halnya apa yang ingin kita buat , bagaimana cara membuatnya,dsb. Memiliki Tujuan Maksudnya adalah jika kita ingin membuat inovasi yang baru harus ada tujuan . seperti kita ingin membuat laptop tujuan laptop dibuat itu untuk berbagai macam fungsi yang paling utama sebagai media pemebelajaran. sumber